PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN – Dari pagi, Kepala Bidang Industri pada Bidang Perindustrian dan Perdagangan Simalungun, Rio Saragih tidak masuk kantor.
Hal itu diungkapkan seorang staf kepada wartawan yang ingin konfirmasi dengan, Rio Saragih terkait Sentra IKM Pengelolaan Jagung di Nagori Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Jawa, yang menjadi lapak konsumsi sabu-sabu meski memiliki penjaga malam.

“Gak ada bang, dari pagi,” ungkap seorang staf sembari bertanya kepada wartawan, dari mana agar nanti bisa disampaikan, Senin (13/4/2026) sekitar jam 12.30 WIB.
Pantauan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan, tampak pintu ruang kerja Bidang Industri terbuka. Namun, tak seorang pun terlihat di dalam.
Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Eva Tambunan tidak ada di kantor. “Gak ada bang. Tadi pagi di sini,” ucap staf pelayanan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak).
Diberitakan sebelumnya, percuma memiliki seorang penjaga malam. Sentra IKM Pengolahan Jagung justru menjadi lapak mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.
“Orang kampung sini juga penjaga malamnya,” kata dua pegawai boru Nainggolan dan Sipahutar ketika ditemui, Rabu (1/4/2026) sekitar jam 12.30 WIB.
Sentra IKM Pengolahan Jagung menjadi lapak bagi para pengguna. Setelah adanya ditemukan sejumlah alat hisap rakitan terbuat dari gelas air mineral, lengkap dengan pipet.
“Kami sudah tiga bulan di sini ditugaskan. Baru ini tau,” ucap kedua pegawai yang turut menyaksikan temuan sejumlah alat hisap sabu-sabu.
Sejumlah alat hisap sabu-sabu ditemukan di dalam gudang pompa air. Tak jauh dari gedung Sentra IKM Pengolahan Jagung milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Simalungun.
Sementara, plastik klip tembus pandang diduga sebagai pembungkus sabu-sabu, berikut alat hisapnya juga ada ditemukan di lods yang telah lama mangkrak.
“Penjaga malamnya permisi jemput anaknya kalau pagi setelah datang pegawai lain. Kunci juga dia yang pegang selama ini,” ungkap kedua pegawai yang tinggal di Sitapulak dan Lapangan Bola Bawah ini.
Terpisah, Kapolsekta Tanah Jawa, Kompol Banuara Manurung ketika dikonfirmasi melalui seluler, menyampaikan akan melakukan penyelidikan. “Terima kasih infonya. Segera kita tindak lanjuti,” tegasnya. (di)















Discussion about this post