PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN – Dugaan kutipan sebesar Rp500 ribu/Kepala Puskesmas dan disinyalir dikumpulkan Kepala Puskesmas Ujung Padang, dr Bima Barus sudah sampai ke telinga anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Simalungun.
“Kita sudah dengar soal dugaan kutipan itu sebelumnya,” kata Bernard Damanik saat diminta tanggapan melalui seluler, Kamis (4/6/2026) sekitar jam 17.21 WIB.

Untuk itu, 46 Kepala Puskesmas se-Kabupaten Simalungun akan dipanggil ke Badan Anggaran DPRD Simalungun pada moment berikutnya yakni, pembahasan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Keuangan Daerah.
“Nanti, kan ada lagi rapat Badan Anggaran membahas LHP. Nah, pada moment itu semua kapus kita minta supaya dipanggil kembali,” jelas Bernhard.
Tujuan pemanggilan 46 Kepala Puskesmas se-Kabupaten Simalungun yakni, mempertanyakan siapa yang memerintah serta untuk apa dilakukan dugaan kutipan.
“Jika dugaan kutipan tersebut mengatasnamakan untuk Pansus. Saya sebagai Pelapor pada Rapat Pansus Pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2025 yang terus hadir, satu rupiah pun tidak ada kita terima itu,” tegasnya.
Sementara, Wakil Ketua DPRD Simalungun, Samrin S Girsang saat diminta tanggapan menyampaikan, sepakat 46 Kepala Puskesmas dipanggil kembali ke Badan Anggaran.
“Supaya kita tau dan jelas, apakah ada yang memerintah dan dikemanakan itu,” tegas Samrin yang juga Koordinator Komisi IV Bidang Kesehatan dan Pendidikan.
Terpisah, Kepala Puskesmas Ujung Padang, dr Bima Barus yang diduga sebagai pengumpul kutipan ketika dikonfirmasi ulang melalui pesan singkat, Jumat (5/6/2026) sekitar jam 11.18 WIB, menyampaikan tidak ada kutipan pak,” balasnya singkat tanpa menanggapi rencana Pansus akan memanggil 46 Kepala Puskesmas.
Diberitakan sebelumnya, ditanyai pada waktu dan hari berbeda soal dugaan kutipan. Beberapa Kepala Puskesmas di Kabupaten Simalungun beda pengakuan. Ada yang membenarkan, ada pula mengaku tidak ada.
Untuk Kepala Puskesmas Tiga Runggu, Kecamatan Purba, dr Togi Jerry Aruan mengaku tidak ada. “Ngak ada itu bang,” jawabnya singkat melalui pesan singkat, Rabu (3/6/2026) sekitar jam 15.17 WIB.
Senada dengan Kepala Puskesmas Marihat Bandar, Kecamatan Bandar, Donna Sitohang juga mengaku tidak ada. “Maaf, tidak ada pak,” balasnya singkat, Rabu (3/6/2026) sekitar jam 17.20 WIB.
Kendati demikian, dengan bercampur takut. Kepala Puskesmas lainnya tidak membantah adanya dugaan kutipan tersebut yang belum lama ini terjadi.
“Iya, ngertilah ketua,” ungkap seorang Kepala Puskemas usai ditanyai melalui seluler sembari menyampaikan, tapi jangan bilang dari aku, Rabu (3/6/2026) sekitar jam 18.21 WIB.
Jumlah uang yang dikutip dari tiap Kepala Puskesmas sebanyak Rp500 ribu. “Gak tau untuk siapa. Sudahlah, kasihkan saja pikir kami,” bebernya.
Sebagai pengumpul uang hasil kutipan diduga Kepala Puskesmas Ujung Padang, dr Bima Barus. Yang dulunya pernah menjabat Kepala Puskesmas Silau Kahean. “Iya,” ucapnya membenarkan.
Sebelumnya, Kepala Puskesmas Ujung Padang, dr Bima Barus ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (28/5/2026) sekitar jam 21.30 WIB, menyampaikan tidak ada,” balasnya singkat. (di)















Discussion about this post