PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN – Teranyar, Tandan Buah Sawit (TBS) dari Afdeling III, Kebun Unit Tonduhan di Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, hilang pada Juli 2026.
“Berkisar 30 TBS,” kata seorang Karyawan Kebun Tonduhan inisial DG saat dikonfirmasi melalui seluler, Sabtu (15/8/2026) sekitar 19.30 WIB.

Hilangnya 30 TBS tersebut mengakibatkan kerugian sebesar Rp3.027.827 dan Rp1.211.130.36. “Sesuai komodil hasil timbangan,” terang DG.
Diketahui, hilangnya TBS sudah dilaporkan ke Polsekta Tanah Jawa tak lama setelah kejadian. Dengan Surat Tanda Terima Laporan Nomor: 192/VII/2026/Polsek T Jawa/Polres Simalungun/Polda Sumatera Utara.
Hanya saja, sejauh ini penyidik belum berhasil mengungkap terduga pelaku. “Makanya masih berproses. Masih dalam penylidikan,” jelas DG seraya mengaku TBS sudah sering hilang diduga ulah ninja yang beraksi di blok dalam afdeling.
Sebagai pelapor, yakni DG sekaligus penerima kuasa dari Kebun Unit Tonduhan. “Surat kuasa dari perusahaan dan perintah menejer harus dinaikan,” ucapnya.
Selain itu, penampung TBS hasil curian dari Kebun Unit Tonduhan juga belum terungkap. “Belum dapat, termasuk kereta (sepeda motor) anggota yang baru-baru ini dibakar,” bebernya.
Sementara, Kapolsekta Tanah Jawa, Kompol Banuara Manurung akan mengecek laporan tersebut. “Saya cek dulu ya,” ucap Banuara mantan Kasat Reskrim Polres Pematang Siantar. (di)















Discussion about this post