PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN – Kurang lebih selama tiga jam Inspektorat Simalungun meminta klarifikasi dari, Septiaman Purba atas postingannya yang salah satu sentil Sekretaris Daerah, Mixnon Andreas Simamora.
“Hanya klarfikasi,” kata Inspektur Pembantu Khusus (Irbansus) pada Inspektorat Simalungun, Lorberlin Purba saat ditemui, Senin (11/5/2026) sekitar jam 14.00 WIB.

Sepanjang klarifikasi, Irbansus menanyai maksud dan tujuan serta bukti dari sejumlah postingan, Septiaman Purba mantan Camat Raya pada akun Facebooknya.
“Jawabannya, dia merasakan. Dan, soal bukti, katanya nanti di pengadilan. Kalau kami kan sifatnya hanya pembinaan, bukan penyidik,” jelas Lorberlin.
Selain itu, akhirnya dari permintaan klarifikasi. Inspektorat Simalungun telah menerbitkan rekomendasi. Hanya saja, enggan disebutkan isi maupun poin pada rekomendasi.
Sementara, Septiaman Purba saat ditemui di Dinas Sosial Simalungun, Senin (11/5/2026) sekitar jam 15.30 WIB, mengatakan hal itu visi-misi bapak Bupati Simalungun.
“Sekedar memperbaiki, membangun dan memberi kontribusi,” kata Septiaman yang juga mantan Kepala Bagian Umum ini usai ditanya apa sebenarnya yang terjadi dan dialaminya.
Kembali ditanya, apakah ada yang rusak sehingga harus memperbaiki? Septiaman hanya bilang, lae runutlah di situ. “Gak ada (apakah sudah jumpa dengan Sekda?).
Disinggung permintaan klarifikasi dari Inspektorat Simalungun. Septiaman menjelaskan, jawabannya saat itu tetap membantu visi-misi Bupati.
“Ya, kalau harus ku tunjukan. Di situlah nanti ku tunjukan (bukti). Sesuai dengan di facebook itu,” jelas Septiaman yang juga mantan Camat Dolok Panribuan.
Sebelumnya, Inspektur Inspektorat Simalungun, Roganda Sihombing saat dikonfirmasi melalui seluler mengatakan, Septiaman tidak bisa memperlihatkan bukti atas sejumlah postingannya.
“Dibilangnya karena kecewa. Soal bukti nanti di pengadilan. Dan, dia bukan dipanggil. Tapi, permintaan klarifikasi karena sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara),” kata Roganda.
Sebelumnya juga, Sekretaris Daerah pada Pemerintah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora yang disentil anak buahnya via Facebook, mempersilahkan Septiaman Purba membuktikan tudingannya. Seperti dugaan korupsi, kewajiban 21% dan soal pengadaan barang/jasa makan, minum, snack di sekretariat.
“Silahkan dia membuktikan sendiri,” ucap Sekretaris Daerah ketika diwawancarai di salah satu warung nasi tak jauh dari Kantor Bupati Simalungun, Selasa (5/5/2026) sekitar jam 13.26 WIB.
Atas sejumlah postingannya pasca dipindah dari Camat Raya ke Dinas Sosial sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial. Sekretaris Daerah memastikan, Septiaman telah melanggar disiplin.
“Disiplin sudah pasti dilanggar. Karena, ASN (Aparatur Sipil Negara) manusia yang diikat dan orang terikat dengan sumpah dan janji. Kalau yang lain boleh,” kata Sekretaris Daerah ini.
Sekretaris Daerah, Mixnon bilang sebagai ASN, kalau dia menganggap ada yang kurang pas, harusnya disampaikan kepada atasan atau instansi.
“Terikat banyak dengan ketentuan. Salah satunya, PP 94 Tahun 2021 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Di situ, diatur segala ucapan, tindakan dan prilaku, harus mencitrakan kewajiban seorang ASN,” paparnya.
Mulanya, saat beberapa pertanyaan disampaikan. Raut wajah Sekretaris Daerah, Mixnon Andreas Simamora tampak tegang dan tangan kirinya menjamah pinggang atau lazim disebut tolak pinggang.
“Apalah yang ku jawab pertama. Yang jelas, begini intinya. ASN, adalah orang yang terikat. Bukan manusia bebas seperti masyarakat pada umumnya. Dia terikat ketentuan,” jelasnya.
Seperti diketahui, sejumlah postingan pada akun Facebook atas nama, Septiaman Purba. Berikut ini: Menanggapi apa kata Pak Sekda itu di media:
Inilah Jawabku Pak🙏
Bapak kan Pembina ASN dengan tujuan Untuk Mencapai VIsi dan Misi Bapak Bupati dan Wakil Bupati.
INSPEKTORAT anak buah bapak, Panggil dia mengadap bapak, perintahkan dia REVIU dulu Pelaksanaan barang dan Jasa yang dimaksud Septiaman Purba itu.
Kertas Kerja dan Bahan Kerja Inspektorat apa; Minta lah RAB nya melalui Kadis nya atau panggil semua yang terlibat dalam Pejabat Pengadaan itu. Selanjutnya cari lah KONSULTAN INDEPENDEN (Yang disiplin ilmunya bisa menghitung RAB) “bertugas sebagai pembanding”.
Putra simalungun banyak pak yang memiliki potensi untuk itu…karena Besar Tanggung Jawab dan keinginan agar simalungun ini lebih cepat maju.
MUDAHKAN..!
KARENA ITU WEWENANG BAPAK ( Tugas bapak, bahkan bapak dilindungi UU)
Apa hasilnya, inspektorat melaporlah kepada pak sekda.
Selanjutnya Pak Sekda baru bisa menjawab benar atau tidak.
#Mari memakai Hati Nurani didalam bekerja dengan tunjuan untuk memberikan yang terbaik di BUMI HABONARAN DO BONA ini😇😇🙏🙏
Berikut postingan yanh kedua, Jumat (1/5/2026):
saya : Horas tulangku
Salah satu pemborong : horas pak camat
Saya : apa kabar tulang
Salah satu pemborong : beginilah, sehat pak camat
saya : acara apa tulang
Salah satu pemborong : dipanggil BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan) jam 3 ini pak camat…
Pusing lah ini, Kalah nya kami (Rugi nya kami) hitung hitung sampai 21 persen itu Kewajibannnn…. (Pasti tidak sanggup)
(Sontak hatiku merasa sangat iba, Karena melihat mimik wajah dia menyampaikan hal tersebut dengan sedih dan seperti tatapan nya kosong galau/tidak konsen/takut apa hasilnya nanti pertemuan).
saya : gitu pula ya tulang,……..(selanjutnya kami asyik bercerita…. sudah merasa sangat akrab atau merasa saling nyambung…..)
Pemborong : ok lah pak camat, saya permisi duluan, dan dibayarnya pula lah BILL KOPI kami….. (senang lah saya😇😇)
Saya : Siap tulang. Sehat sehat kita. Semakin Sukses. Terimakasih tulang sudah traktir kopi😇🙏
saya : tinggal lah saya sendiri dimeja itu, Gimana pulak lah kondisi kami ini…. apa bisa sampai ke dusun dusun sana menerima pembangunan kalau begini(Sudah ratusan tahun warga/keluarga menunggu pembangunan tak kunjung tiba) 👊👊pemreintah selalu menyampaikan anggaran tidak cukup😇😇
ialahhh kupikiirrr,,,,,,,Pak Sekda ku itu pun pikirannya bagaimana Kursi nya Aman (Tidak Digantiiiii).
itulah pentingnya SEKDA orang simalungun harusnya yaaaa…pasti akan lebih cinta dan paham (Kalau bahasa inggris nya Sense of belonging nya Tinggi terhadap Kabupaten Simalungun)💪👍🙏
#cerita dikedai kopi kepemilikan salah satu warga di kelurahan sondi raya hari rabu tgl 29 april 2026.
#inilah kabupaten simalungunku berpenampilan
#status 2
Postingan yang ketiga: Pak Sekda, Apakah Bapak Selaku Kuasa Pengguna Anggaran di sekretariat itu telah menyuruh Tim Bapak Untuk Pengadaan Barang dan Jasa Makan, Snack dan Minum Sudah melalui KETENTUAN Pengadaan Barang dan Jasa?
Melakukan E Katalog dan Pembanding kepada penyedia jasa yang serupa di sekitar Pamatang Raya itu atau sudah sesuai SSH (Tujuannya agar harga dapat bersaing dan Negara tidak Rugi).
Selain itu ada tanda tanda kehidupan bagi pelaku usaha disekitar Pamatang Raya itu, Juga bapak terhindar dari praktek Kolusi dan Nepotisme.
#hal ini kita bertanya bagaimana yang dilakukan di sekretariat daerah kabupaten Simalungun💪👍🙏
#satus 3. (di)















Discussion about this post