PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN – Pasar modern di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, yang dibangun pihak ketiga, CV Wira Sena pada tahun 2025 dan menelan biaya miliaran rupiah tidak berfungsi.
“Sejauh ini kami lihat sudah selesai. Tapi, sampai hari ini belum difungsikan,” ungkap anggota DPRD Simalungun, Lamhot Samosir, Selasa (5/5/2026) sekitar jam 16.27 WIB.

Hal itu diungkap saat Rapat Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 di ruang Badan Anggaran DPRD Simalungun yang dipimpin, Chrismes Haloho.
“Yang menjadi mirisnya juga. Ada Balairung yang sudah selesai, tidak berfungsi juga. Maaf cakap, jadi orang narkoba sekarang. Karena, tempat itu terlindungi dari panas dan hujan, ya enak kali mereka di situ,” jelasnya.
Bahkan, situasi dan kondisi di Balairung juga saat ini sangat kotor. Untuk itu, mohon ini menjadi perhatian bersama agar tidak berkepanjangan maupun berkelanjutan.
“Maaf cakap, kamar mandinya itu gak ada yang urus. Kita ngertilah namanya pasar. Jadi, ini sama-sama tugas kita. Karena, yang lama saja pun tidak dipakai” terang Lamhot yang tergabung dengan Fraksi Golkar.
Sementara, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Simalungun, Eva Suryati Tambunan kepada Pansus menjelaskan, jumlah lods di Pasar Modern yang baru dibangun sebanyak 390.
“Kenapa itu dibangun, karena pada tahun 2024, Kementerian Perdagangan turun ke Kabupaten Simalungun mengenai pasar. Dan, memilih Perdagangan karena melihat pedagangnya berjualan di trotoar,” jelasnya.
Mantan Camat Girsang Sipangan Bolon ini mengatakan, tinggal membagikan lods. Tapi, sampai hari ini belum difungsikan karena di tengah perjalanannya, jumlah pedagang bertambah.
“Mungkin karena dilihat sudah dibangun, mereka berjualan. Sebenarnya, sosialisasi terhadap pedagang yang terkena imbas saat pembangunan sudah dilakukan,” ujarnya. (di)















Discussion about this post