PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN – Lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) Paruh Waktu. Rachmat Ichsan dicurigai tidak pernah honorer.
“Karena, tahun 2021 gak ada nampak sebagai honorer di kantor camat,” ungkap seorang pegawai yang pernah bertugas di Kantor Camat Gunung Maligas ketika ditemui, Rabu (11/3/2026).

Kecurigaan muncul, karena anak Camat Gunung Maligas tersebut diketahui sebelumnya bekerja di salah satu bank berplat merah, Kota Pematang Siantar.
“Dulu, anaknya Camat Masrah itu kerjanya di bank. Makanya, kita curiga kok bisa menjadi PPPK. Entah kapan honorernya. Dan, dulu sebagai supir camat bukan anaknya,” ucapnya.
Kendati demikian, Masrah ngotot jika anak semata wayangnya, Rachmat Ichsan dulunya pernah sebagai honorer di Kantor Camat Bandar Huluan.
“Dari Bandar Huluan dia honor. Kalian tanya dulu ke Bandar Huluan, kalian tanya pegawai disana. Di sana dulu dia supir sama ku, gaji dia lewat via transper,” kata Camat Gunung Maligas ini di ruang kerjanya, Rabu (11/3/2026) sekitar jam 11.30 WIB.
Masrah berdalih, anaknya sempat berhenti karena lulus di bank pada tahun 2019. Lalu, putus kontrak tahun 2020. “Seharusnya kontrak 3 tahun, tapi di 2020 dia putus,” dalihnya.
Kemudian, sambung Masrah, anaknya kembali sebagai honorer sebagai tenaga administrasi pada tahun 2021 sejak menjabat Camat Gunung Maligas.
“Di sini tenaga honorer yang ditampung hanya dua. Kebersihan dan jaga malam, kemudian untuk tenaga administrasi gak ada yang ini, komputer gak ada bisa. Maklum lah udah tua-tua, jadi aku bilang, udah ikut aku aja,” ujarnya.
Tapi, tambah Masrah, untuk penggajiannya menggunakan uang minyak kendaraan dinasnya. Karena, anggaran untuk gaji gak bisa ditampung.
“Akulah yang bayar pakai uang minyak ku. Kan, uang ku itu GU (Ganti Uang) mendahulukan. Sejak itu dia SK Camat. Sebagai syarat untuk masuk (PPPK) itu kan SK tahun 2021,” jelasnya.
Waktu itu, sambung Masrah lagi, anaknya untuk PPPK Penuh Waktu tahap 1-2 itu masuk dengan nilai 539. “Menang dia di situ, tapi penempatannya gak ada,” terangnya seraya membantah informasi yang menyebut anaknya tidak pernah honorer. (di)















Discussion about this post