Pena 24 Jam
Minggu, 16 Agustus 2026
No Result
View All Result
  • BERITA TERKINI
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • HUKUM
  • PERISTIWA
  • KRIMINAL
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAHRAGA
Pena 24 Jam
No Result
View All Result
Pena 24 Jam
JMSI
  • BERITA TERKINI
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • HUKUM
  • PERISTIWA
  • KRIMINAL
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAHRAGA
Home News
Ekonomi Syariah Next Level, Wisata Halal Perlu Diseriusi

Ekonomi Syariah Next Level, Wisata Halal Perlu Diseriusi

by Pena24jam.com
30/07/2023
in News
A A
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

PENA24JAM.COM, MEDAN – Saat ini banyak negara selain Indonesia yang telah menerapkan Ekonomi Syariah. Meskipun bukan negera yang penduduknya mayoritas beragaman Islam.

Ternyata, Ekonomi Syariah merupakan sistem ekonomi yang memberi manfaat ke khalayak luas tak hanya umat Muslim saja. Hal ini terungkap dalam Seminar Ekonomi Syariah Next Level yang digelar di Aulia Universias Al Azhar Medan, Sabtu (29/7/2023).

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang digagas Jaringan Media Siber (JMSI) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Bank Sumut dan Universitas Al Azhar Medan ini bertemakan ‘Peran Bank Membangun Ekonomi Syariah di Daerah’ ini dihadiri Direktur Utama Bank Sumut Babay Farid Wajdi beserta jajarannya, Rektor Universitas Al Azhar Medan serta jajarannya, Pengurus JMSI Sumut, dan tiga pemateri diantaranya Gunawan Benjamin yang merupakan Konsultan Ekonomi; lalu Prof. DR. Andri Soemitra,MA, Ketua Program Doktor Ekonomi Syariah FEBI UIN Sumut; dan Ahmad Muhajir, S.E., M.E.I yang merupakan Kaprodi Akuntansi Universitas Al Azhar.

Direktur Utama Bank Sumut Babay Farid Wajdi dalam kesempatan itu mengatakan, tren Islam di dunia mengalami peningkatan. “Kalau dilihat dari persfektif islam, tren islam  di dunia itu meningkat. Jika kita pergi ke bandara-bandara internasional dulu susah untuk salat. Sekarang di bandara bandara internasional di negara asing sudah ada musala,” ungkap Babay Farid Wajdi.

Baca Juga

Siswa SMPN 2 Tanah Jawa Penerima PIP, Mulanya “Dipatok” 50 Ribu, Teranyar Dalih Beli Jus

Revitalisasi SDN 091559 Banua Berbiaya 979 Juta, Lantai Keramik Lama Tidak Dibongkar

Pekerja Tanpa APD dan Upah Justru dari Mandor, Bukan dari P2SP Revitalisasi SMPN 3 Tanah Jawa

Tak hanya itu saja, ia juga mengungkapkan jika banyak negara yang mengembangkan Halal Tourism atau wisata halal. Contohnya Thailand dan juga Korea Selatan.

“Wisata halal di Sumut masih kurang. Saya kemarin ke Nias. Padahal potensi wisata disana bagus. Tapi tidak didukung dengan kulinernya (kuliner halal). Itu yang perlu kita semua dorong. karena wisata halal itu bukan hanya milik kita di Sumut. Tapi Thailand dan negara lain juga. Sekarang wisata halal itu sudah mendunia. Kita di Sumut jangan sampai ketinggalan,” papar Babay.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Prof. DR. Andri Soemitra, MA bahwa saat ini ekonomi syariah atau yang lebih dikenal ekonomi Islam saat ini menjadi trend. Saat ini banyak negara yang tengah menerapkannya.

“Kalau di luar negeri mereka tidak tau syariah economic. Artinya begini, ekonomi syariah dan ekonomi islam itu sama dan saat ini menjadi tren globa. Seperti halal tourism korea Selatan dan Thailand. Di korsel itu cari makanan halal itu tidak susah. Bahkan Thailand itu akan menjadi halal kitchen in the world. Padahal disana mayoritasnya bukan muslim,” terang Prof Prof. DR. Andri Soemitra.

Di jabarkannya, industri halal atau ekonomi syariah ini sudah menjadi trend. Sangat disayangkan kalau Sumut tidak mau menjadi bahagian dari industri itu.

“Jadi yang namanya Ekonomi Islam atau Ekonomi Syariah tidak sesempit daun kelor. Dulu kalau kita ngomong ekonomi syariah bayangannya apa? Bank Syariah. bener ya?.,” katanya.

Ekonomi syariah dijelaskannya, ada tiga. Pertama sektor riil, finance dan tourism. Sektor riil termasuk di dalamnya seperti jilbab halal, perangkat makanan halal, sepatu halal dan salon halal.

Pada industri finance atau industri keuangan ada perbankan ada non bank. Ada bank syariah disitu serta  ada asuransi syariah. Selain itu ada juga pegadaian syariah dan pasar saham syariah.

“Jadi apa yang ada di industri keuangan konvensional sekarang ada versi syariah. Bahkan ini duluan digaungkan di Indonesia. Sistem eknomi syariah ini adalah sistem keuangan yang tidak hanya bisa menghasilkan uang. Tapi juga bisa mengembangkan sektor-sektor positif. Menghindari unsur yang dilarang. Bahkan yang non muslim juga ikut didalamny, karena tidak hanya untuk orang Islam saja,” tandasnya.

Lebih Lanjut, Ahmad Muhajir menambahkan, bahwa kegiatan per kegiatan ekonomi syariah itu luas. Bahkan, di Sumut sendiri sudah mulai digalakkan.

“Saya sendiri melalui Masyarakat Ekonomi Syariah sudah mensosilisasikan ke masyarakat. Masyarakat Indonesia terutama Sumut sudah mulai melek dengan produk halal. Begitu juga dengan fashion halal yang sudah mulai melekat di keseharian. Dimana terlihat kaum wanita sudah memakai gamis,” ucapnya.

Yang harus menjadi perhatian menurut Ahmad adalah, perihal halal foodnya. Karena, Indonesia tidak masuk 10 besar dalam wisata halal pada ekenomi syariahnya. Malahan, Indonesia kala dengan Brazil yang bertengger di posisi 3 halal food diikuti beberapa negara seperti Australia, Sudan, Pakistan, Oman, Brunei dan lainnya.

Sumatera Utara, tambah Ahmad, berotensi mengembangkan ekonomi syariah dibidanghalal food, halal tourism dan lainnya. Itu mengacu pada Korsel sendiri sudah menjalankan hal itu.

“Ini bukan lagi persoalan agama. Tapi sudah masuk soal bisnis. Mereka berfikir bagaimana pasar muslim bisa masuk ke Korsel. Maka mereka siapkan infrastruktur dan produk halalnya. Mereka melihat Indonesia merupakan pasar yang besa. Bagaimana masyaraat muslim Indonesia bisa nyaman saat ke negaranya,” tegasnya.

Tak hanya soal makanan halal, dari sisi perbankan, Indonesia menurut Gunawan Benjamin masih dalam posisi gitu-gitu aja. Meskipun terlihat potensi bagus pada perbankan syariah.

“Dari sisi perbankan, perbankan syariah kita masih gitu-gitu aja. Terbukti banyak penolakan dari pemegang saham yang terdiri pemerintah kabupaten kota disaat Bank Sumut akan di konversi menjadi bank syariah,” ungkap Gunawan Benjamin.

Memang, lanjut Gunawan, secara kinerja perbankan syariah baik terus. Asetnya tumbuh, investasi keuangannya tumbuh. Tetapi, menurut Gunawan jika dibandingkan dengan bank konvensionalnya paling diangka 7-8 persen.

“Disitu-situ aja. Jadi sebenarnya gak tumbuh-tumbuh juga. Kalau sudah seperti ini apa yang sih yang harus dilakukan umat islam biar bank syariahnya tumbuh?kenapa? Meski di Indonesia mayoritasnya muslim tapi gak bisa berbuat banyak?. Selain masyarakat, pemerintah juga diminta untuk mendorong hal itu,” terangnya.

Menurut Gunawan, saat ini masyarakat masih berfikir yang macam-macam tentang perbankan syariah. Padahal, dengan perbankan syariah  transaksi yang dilakukan dipastikan sesuai dengan prinsip islam.

“Banyak sebenarnya ilmu syariah ini, yang paling penting itu kita harus tau betul perbedaan antara perbankan syariah dan konvensional. Karena sulit untuk menentukan produk atau sistem perbankan yang dilakukan secara halal meski hal yang dilakukan dengan cara benar,”pungkas Gunawan.

Sementara itu, Rektor Al Azhar Ir Dermawan Hutagaol, MP dengan digelarnya Seminar Ekonomi Syariah Next Level berharap, wawasan tentang Ekonomi Syariah civitas akademika yang hadir terutama anak anak didiknya bertambah.

“Kami ucapkan terimakasih kepada JMSI dan Bank Sumut atas penyelenggaraan acara ini di Kampus Kita ini. Saya juga ucapkan terimakasih kepada Pak Dirut Bank Sumut yang telah memberikan motivasi kepada anak-anak kami bahwa kita harus bekerja keras,” katanya.

“Mudah-mudahan dengan motivasi yang diberikan pak dirut tadi. anak-anak kami semakin giat belajar dan menjadi orang-orang yang berhasil,” tambahnya. (rel)

Share4Tweet3SendShare

Berita Terkait

Siswa SMPN 2 Tanah Jawa Penerima PIP, Mulanya “Dipatok” 50 Ribu, Teranyar Dalih Beli Jus

Siswa SMPN 2 Tanah Jawa Penerima PIP, Mulanya “Dipatok” 50 Ribu, Teranyar Dalih Beli Jus

10/08/2026

PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN - Mulanya, siswa SMP Negeri 2 Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, sebagai penerima bantuan PIP (Program Indonesia Pintar) berupa uang...

Revitalisasi SDN 091559 Banua Berbiaya 979 Juta, Lantai Keramik Lama Tidak Dibongkar

Revitalisasi SDN 091559 Banua Berbiaya 979 Juta, Lantai Keramik Lama Tidak Dibongkar

10/08/2026

PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN - P2SP diduga mempihak ketigakan revitalisasi SD Negeri 091559 Banua. Terungkap, setelah Natio Sianipar sebagai rekanan memberikan klarifikasi saat...

Pekerja Tanpa APD dan Upah Justru dari Mandor, Bukan dari P2SP Revitalisasi SMPN 3 Tanah Jawa

Pekerja Tanpa APD dan Upah Justru dari Mandor, Bukan dari P2SP Revitalisasi SMPN 3 Tanah Jawa

26/06/2026

PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN - Para pekerja peroleh upah atas revitalisasi ruang kelas bukan dari P2SP (Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan) SMP Negeri 3...

Pengakuan Satu dari Dua Nakes yang Bertikai, Saling Jambaknya di Ruang Kapus Rambung Merah

Pengakuan Satu dari Dua Nakes yang Bertikai, Saling Jambaknya di Ruang Kapus Rambung Merah

22/06/2026

PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN - Kurang lebih 16 menit 20 detik wawancara maupun konfirmasi melalui seluler untuk perimbangan berita dengan satu dari...

Waduh..!! Di Puskesmas Rambung Merah, Dua Nakes “Saling Jambak”

Waduh..!! Di Puskesmas Rambung Merah, Dua Nakes “Saling Jambak”

19/06/2026

PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN - Permasalahan di puskesmas jajaran Dinas Kesehatan Simalungun, silih berganti terjadi beberapa minggu belakangan ini. Setelah dugaan kutipan...

Discussion about this post

Terpopuler

  • Dapat Restu Memajukan Pematangsiantar, Freddy Alex Damanik Akan Bertarung di Pilkada

    Dapat Restu Memajukan Pematangsiantar, Freddy Alex Damanik Akan Bertarung di Pilkada

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Bupati Anton “Copot” Camat, Surat Perintah Penunjukan Plt Tanpa Barcode

    1026 shares
    Share 410 Tweet 257
  • Siswa SMAN 1 Bandar di Perdagangan, “Dipaksa” Lunasi Biaya Bimbel

    926 shares
    Share 370 Tweet 232
  • Engsel Pintu Rusak, Pelayan Cafe Ditemukan Meninggal di Kamar

    917 shares
    Share 367 Tweet 229
  • Sukes Peserta Seleksi PPK dan Tekenan Kapus Tanah Jawa, Dipalsukan

    567 shares
    Share 227 Tweet 142

Berita Terkini

Siswa SMPN 2 Tanah Jawa Penerima PIP, Mulanya “Dipatok” 50 Ribu, Teranyar Dalih Beli Jus

Siswa SMPN 2 Tanah Jawa Penerima PIP, Mulanya “Dipatok” 50 Ribu, Teranyar Dalih Beli Jus

10/08/2026

Revitalisasi SDN 091559 Banua Berbiaya 979 Juta, Lantai Keramik Lama Tidak Dibongkar

Revitalisasi SDN 091559 Banua Berbiaya 979 Juta, Lantai Keramik Lama Tidak Dibongkar

10/08/2026

Pekerja Tanpa APD dan Upah Justru dari Mandor, Bukan dari P2SP Revitalisasi SMPN 3 Tanah Jawa

Pekerja Tanpa APD dan Upah Justru dari Mandor, Bukan dari P2SP Revitalisasi SMPN 3 Tanah Jawa

26/06/2026

Pengakuan Satu dari Dua Nakes yang Bertikai, Saling Jambaknya di Ruang Kapus Rambung Merah

Pengakuan Satu dari Dua Nakes yang Bertikai, Saling Jambaknya di Ruang Kapus Rambung Merah

22/06/2026

Disarankan

Soal Parkir-Muatan Tonase Turut Digaspoll, Kadishub Simalungun Gagal “Kadalin” Tim Pansus LKPJ 2025

Soal Parkir-Muatan Tonase Turut Digaspoll, Kadishub Simalungun Gagal “Kadalin” Tim Pansus LKPJ 2025

06/05/2026

Dekat Pasar Modern Perdagangan, Sulit Lewat Apalagi Jumat, Tiap Pedagang Dikutip 20 Ribu/Hari

Dekat Pasar Modern Perdagangan, Sulit Lewat Apalagi Jumat, Tiap Pedagang Dikutip 20 Ribu/Hari

05/05/2026

Data Kebun Bah Jambi, “5,7 Juta” Untuk LS ke GMD I Koordinasi Kejaksaan, Kajari: Dulu Ketemu Ketika Kasih Penkum

Data Kebun Bah Jambi, “5,7 Juta” Untuk LS ke GMD I Koordinasi Kejaksaan, Kajari: Dulu Ketemu Ketika Kasih Penkum

05/05/2026

Tidak Berfungsi, Pasar Modern dan Balairung di Perdagangan Jadi Tempat Narkoba, Enak Kali Mereka di Situ

Tidak Berfungsi, Pasar Modern dan Balairung di Perdagangan Jadi Tempat Narkoba, Enak Kali Mereka di Situ

05/05/2026

Berita Regional

Siswa SMPN 2 Tanah Jawa Penerima PIP, Mulanya “Dipatok” 50 Ribu, Teranyar Dalih Beli Jus

Siswa SMPN 2 Tanah Jawa Penerima PIP, Mulanya “Dipatok” 50 Ribu, Teranyar Dalih Beli Jus

Agustus 10, 2026

Revitalisasi SDN 091559 Banua Berbiaya 979 Juta, Lantai Keramik Lama Tidak Dibongkar

Revitalisasi SDN 091559 Banua Berbiaya 979 Juta, Lantai Keramik Lama Tidak Dibongkar

Agustus 10, 2026

Pekerja Tanpa APD dan Upah Justru dari Mandor, Bukan dari P2SP Revitalisasi SMPN 3 Tanah Jawa

Pekerja Tanpa APD dan Upah Justru dari Mandor, Bukan dari P2SP Revitalisasi SMPN 3 Tanah Jawa

Juni 26, 2026

Pengakuan Satu dari Dua Nakes yang Bertikai, Saling Jambaknya di Ruang Kapus Rambung Merah

Pengakuan Satu dari Dua Nakes yang Bertikai, Saling Jambaknya di Ruang Kapus Rambung Merah

Juni 22, 2026

Berita Nasional

Siswa SMPN 2 Tanah Jawa Penerima PIP, Mulanya “Dipatok” 50 Ribu, Teranyar Dalih Beli Jus

Siswa SMPN 2 Tanah Jawa Penerima PIP, Mulanya “Dipatok” 50 Ribu, Teranyar Dalih Beli Jus

Agustus 10, 2026

Revitalisasi SDN 091559 Banua Berbiaya 979 Juta, Lantai Keramik Lama Tidak Dibongkar

Revitalisasi SDN 091559 Banua Berbiaya 979 Juta, Lantai Keramik Lama Tidak Dibongkar

Agustus 10, 2026

Pekerja Tanpa APD dan Upah Justru dari Mandor, Bukan dari P2SP Revitalisasi SMPN 3 Tanah Jawa

Pekerja Tanpa APD dan Upah Justru dari Mandor, Bukan dari P2SP Revitalisasi SMPN 3 Tanah Jawa

Juni 26, 2026

Pengakuan Satu dari Dua Nakes yang Bertikai, Saling Jambaknya di Ruang Kapus Rambung Merah

Pengakuan Satu dari Dua Nakes yang Bertikai, Saling Jambaknya di Ruang Kapus Rambung Merah

Juni 22, 2026

Berita Dunia

Siswa SMPN 2 Tanah Jawa Penerima PIP, Mulanya “Dipatok” 50 Ribu, Teranyar Dalih Beli Jus

Siswa SMPN 2 Tanah Jawa Penerima PIP, Mulanya “Dipatok” 50 Ribu, Teranyar Dalih Beli Jus

Agustus 10, 2026

Revitalisasi SDN 091559 Banua Berbiaya 979 Juta, Lantai Keramik Lama Tidak Dibongkar

Revitalisasi SDN 091559 Banua Berbiaya 979 Juta, Lantai Keramik Lama Tidak Dibongkar

Agustus 10, 2026

Pekerja Tanpa APD dan Upah Justru dari Mandor, Bukan dari P2SP Revitalisasi SMPN 3 Tanah Jawa

Pekerja Tanpa APD dan Upah Justru dari Mandor, Bukan dari P2SP Revitalisasi SMPN 3 Tanah Jawa

Juni 26, 2026

Pengakuan Satu dari Dua Nakes yang Bertikai, Saling Jambaknya di Ruang Kapus Rambung Merah

Pengakuan Satu dari Dua Nakes yang Bertikai, Saling Jambaknya di Ruang Kapus Rambung Merah

Juni 22, 2026

  • Redaksi
  • Visi – Misi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

©2021-2024 Pena24jam.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita

No Result
View All Result
  • BERITA TERKINI
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • HUKUM
  • PERISTIWA
  • KRIMINAL
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAHRAGA

©2021-2024 Pena24jam.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sumber berita