PENA24JAM.COM, PEMATANG SIANTAR – Operator SMK Negeri 2 Siantar, Sri Rahayu berdalih uang dari guru penerima dana sertifikasi bukan kutipan dan patokan.
”Cuma terima kasih, gak ada dipatok,” ucap Operator yang baru membeli sarapan ini saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/9/2026) sekitar jam 09.30 WIB.

Nominal atau besaran uang dari guru setelah dana sertifikasi cair yang diterima Operator, Sri Rahayu bervariasi. “Gak ada (300 ribu). 100 ribu pun berapa oranglah,” katanya.
Jumlah guru SMK Negeri 2 Siantar sebagai penerima dana sertifikasi pada Juli-Agustus 2026 berkisar 40 orang. Terdiri dari P3K, Paruh Waktu (PW) dan ASN (Aparatur Sipil Negara).
“Namanya dikasih, kan gak mungkin tidak diterima. Rezeki gak mungkin ditolak. Ada yang ngasih 50 ribu, gak sama semua,” paparnya sembari bertanya, siapa guru yang memberitahukan?
Sebelumnya, seorang guru menyampaikan, guru SMK Negeri 2 Siantar di Jalan Sangnaualuh, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematang Siantar, dikutip setelah dana sertifikasi cair.
“100 ribu-300 ribu. Disetor sama operator. Kalau dana sertifikasinya cair sekitar Juli-Agustus,” ungkapnya melalui pesan singkat, Rabu (16/9/2026).
Dugaan yang disebut berupa kutipan, beralasan untuk disetor ke dinas. Padahal, pemberkasan sertifikasi saat ini sudah berlangsung dilakukan secara online.
“Ini sudah lama berlangsung. Makanya, guru-guru sudah gerah. Setelah dana sertifikasi cair, guru-guru diteleponi. Salah satu guru yang ngasih Rp300 ribu berinisial IS,” sebutnya. (di)















Discussion about this post