PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN – Dari tiap Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, dikutip uang.
“Hitungannya Rp500/siswa. Kalau 200 orang jumlah siswanya, berarti Rp100 ribu,” ungkap seorang kepala sekolah melalui pesan singkat belum lama ini.

Uang sebanyak Rp100 ribu yang terpaksa diberikan untuk memenuhi kutipan saat rekonsiliasi berasal dari kantung pribadi masing-masing kepsek.
“Disetor ke bendahara K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) dengan dalih buat makan dan transport. Dari kantung masing-masing kepsek,” sebutnya.
Selain itu, di Kecamatan Pematang Sidamanik, hal yang sama juga dialami para Kepala SD Negeri. “Rp100 ribu dikutip untuk rekonsiliasi. Dikumpulkan melalui bendahara K3S juga,” katanya.
Bendahara K3S Gunung Malela, Vesty Tampubolon dan Bendahara K3S Pematang Sidamanik, Juliana ketika dikonfirmasi melalui seluler menyampaikan, gak ada pak,” jawab keduanya singkat.
Sementara, Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Gunung Malela, Zois Hutagalung menyampaikan, maaf pak, nnti saya konfirmasi dlu ke kepala sekolah ya pak. Nnti saya info kembali ke bapak.
“Sudah saya tanya kepala2 sekolah kita, tidak ada ya pak kutipan ya pak. Terimakasih,” balasnya.
Terpisah, Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Pematang Sidamanik, Jeffry CE Purba melalui pesan singkat justru balik bertanya. “Ise mengutip, jala sian ise kutip Lae? (Siapa yang mengutip dan dari siapa dikutip? Tidak ada lae,” balasnya. (di)















Discussion about this post