Pena 24 Jam
Senin, 26 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • BERITA TERKINI
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • HUKUM
  • PERISTIWA
  • KRIMINAL
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAHRAGA
Pena 24 Jam
No Result
View All Result
Pena 24 Jam
JMSI
  • BERITA TERKINI
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • HUKUM
  • PERISTIWA
  • KRIMINAL
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAHRAGA
Home News Regional Simalungun

Bahas Hak Ulayat Masyarakat Adat, PPAB Simalungun Gelar FGD

by Pena24jam.com
11/12/2022
in Simalungun
A A
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Menggandeng Pemkab Simalungun, Partuppuan Pemangku Adat dan Budaya (PPAB) Simalungun, menggelar Fokus Group Discusion (FGD) bertajuk Hak Ulayat Masyarakat Adat Simalungun, Sabtu 10 Desember 2022, di Hotel Sapadia Kota Pematangsiantar.

Hadir sebagai narasumber Ketua Umum PPAB Simalungun Jantoguh Damanik SSos, Prof Hasyim Purba dan Prof Rosnidar Sembiring.

ADVERTISEMENT

Ketua Panitia FGD, Herman Sipayung SH dalam laporannya, menyampaikan bahwa FGD digelar bukan untuk mengambil keputusan. Namun paling tidak, FGS bisa menghasilkan rumusan soal kriteria tanah ulayat yang nantinya bisa menjadi dasar bagi elemen masyarakat dan Pemkab Simalungun untuk memutuskan apakah perlu ada peraturan terkait Tanah Adat/ulayat di Simalungun.

Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, diwakili Sekda Drs. Esron Sinaga, saat membuka FGD, menyampaikan apresiasi kepada PPAB Simalungun yang melaksanakan FGD soal tanah ulayat. Sebab, kondisi saat ini khususnya di Simalungun, pembahasan tanah ulayat menjadi kontroversi.

Baca Juga

Rekonsiliasi di Gunung Malela dan Pematang Sidamanik, “Dikutip 100 Ribu/Kepsek”

Provider “Nakal”, Dinas Kominfo Simalungun Akan Berkoordinasi ke Komdigi

Jumlah Pelanggan Tirta Lihou Diragukan, Bagaimana Bisa Bertambah Secepat Itu, dari 46 Ribu menjadi 50012?

Esron berharap, dengan adanya FGD Tanah Ulayat/Tanah Adat, nantinya ada rumusan baku kriteria tanah ulayat/adat untuk nantinya bisa menjadi acuan Pemkab Simalungun, untuk mengambil suatu keputusan soal tanah adat.

“Apa yang dibuat PPAB Simalungun hari ini sangat membantu Pemkab Simalungun. Tahun depan, kita gelar kembali diskusi seperti ini sebagai dasar mengambil keputusan soal tanah adat supaya tidak ada lagi kontroversi,” ujar Esron.

Usai FGD dibuka Esron Sinaga, ketiga narasumber menyampaikan pemaparan soal Tanah Ulayat/Tanah Adat, dipandu moderator Hermanto Sipayung SH dan Rohdian Purba, SSi.

Dari pemaparan ketiga narasumber, dapat disimpulkan sementara, bahwa tanah ulayat ada di bekas wilayah Kerajaan Simalungun, yakni Siantar-Simalungun.

Prof. Rosnidar Sembiring, menuturkan bahwa dari penilitiannya jelas bahwa di Simalungun ada hak ulayat yang berhubungan dengan ada objek dan subjek.
“Jadi tanah adat itu memiliki wilayah dan memiliki hukum adat dan itu ada di kehidupan Simalungun. Tanah adat memiliki wilayah dan mempunyai kekayaan tanah yaitu objek dan subjek tanaman,” katanya.

Prof Rosnidar memaparkan, bahwa di wilayah Simalungun, masih ditemukan losung paridian, harangan huta dan masih banyak objek yang merupakan ciri ciri dari tanah ulayat.

Hal senada disampaikan Prof Hasim Purba, bahwa sejak lahirnya undang-undang pokok agraria, sudah mengakomodir tentang tanah ulayat atau tanah adat.

Prof Hasim mengaku, Tim Tanah Ulayat Sumut yang dipimpinnya sudah melakukan penelitian di empat objek lokasi di Simalungun. Dan ke empat objek itu, memenuhi kriteria untuk ditetapkan sebagai tanah ulayat atau tanah adat.

Tetapi, lanjut Prof Hasyim, tidak semua elemen masyarakat bisa mengatakan suatu objek tanah menjadi tanah adat. Apalagi, elemen masyarakat itu tidak memiliki hubungan historis atas tanah itu.

Sedangkan, Jantoguh Damanik dalam pemaparannya, menyimpulkan bahwa sejak dahulu Simalungun memiliki bentuk pemerintahan kerajaan dalam penguasaan wilayah serta tata pemerintahannya.
Suku bangsa Simalungun walaupun memiliki berbagai kerajaan akan tetapi tetap terikat dengan system kekeluargaan, nilai-nilai, norma-norma, adat istiadat dan atau kebudayaan yang sama.

Suku bangsa Simalungun yang terdiri dari marga-marga dari bekas Kerajaan Simalungun, dan dalam urusan pengaturan dan distribusi warisan tanah memiliki pola dan hukum adat yang sama, walaupun kerajaan berbeda.

“Jadi suku bangsa Simalungun yang terdiri dari marga-marga bekas kerajaan sajalah yang berhak memiliki hak adat dan hukum adat terhadap tanah di wilayah Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar sebagai pusat wilayah adat Simalungun,” kata Jantoguh.

Dia menambahkan, suku bangsa Simalungun memiliki pusat-pusat kerajaan di wilayah Kabupaten Simalungun dan Lota Pematangsiantar, wilayah mana disebut sebagai pusat atau basis territorial hukum Adat Simalungun.

“Suku bangsa Simalungun merupakan pemilik hak natur (hak alam) dan hak kultur. Sebab kebudayaan simalungun yang berkembang itu, tumbuh di alam atau wilayah Simalungun itu sendiri dan suku bangsa simalungun adalah pemilik hak ulayat dan atau hak adat terhadap tanah dan wilayah adat Simalungun,” tegas Jantoguh.

Tampak hadir saat FGD, unsur MPP PPAB Simalungun Parlindungan Purba, para camat se-Simalungun, perwakilan ahli waris Harajaon Nagur, Harajaon Siantar, Harajaon Tanah Jawa, Harajaon Dolok Silou, Harajaon Panei, Harajaon Raya, Harajaon Purba dan Harajaon Silimakuta, praktisi hukum, unsur DPP HIMAPSI dan utusan mahasiwa.

Share2Tweet1SendShare

Berita Terkait

Rekonsiliasi di Gunung Malela dan Pematang Sidamanik, “Dikutip 100 Ribu/Kepsek”

Rekonsiliasi di Gunung Malela dan Pematang Sidamanik, “Dikutip 100 Ribu/Kepsek”

23/10/2026

PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN - Dari tiap Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, dikutip uang. "Hitungannya Rp500/siswa....

Provider “Nakal”, Dinas Kominfo Simalungun Akan Berkoordinasi ke Komdigi

Provider “Nakal”, Dinas Kominfo Simalungun Akan Berkoordinasi ke Komdigi

22/10/2026

PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Simalungun, Akbar Putra Siregar akan kembali berkoordinasi dengan Balai Besar Pengembangan...

Jumlah Pelanggan Tirta Lihou Diragukan, Bagaimana Bisa Bertambah Secepat Itu, dari 46 Ribu menjadi 50012?

Jumlah Pelanggan Tirta Lihou Diragukan, Bagaimana Bisa Bertambah Secepat Itu, dari 46 Ribu menjadi 50012?

20/10/2026

PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN - Jumlah pelanggan Perumda Tirta Lihou yang bertambah dengan cepat memantik kecurigaan dan keraguan anggota DPRD Simalungun. "Bertambah...

Kenakalan Remaja, Pentingnya Peran Aktif Ortu dan Kawin Siri Menimbulkan Persoalan Hukum

Kenakalan Remaja, Pentingnya Peran Aktif Ortu dan Kawin Siri Menimbulkan Persoalan Hukum

18/10/2026

PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN - Perkawinan siri yang tidak dicatatkan dapat menimbulkan persoalan hukum dan administrasi, mulai dari pembuktian status perkawinan, pemenuhan...

“Bar-Bar”, Rehab Gedung UPT Distan Simalungun Tanpa Konsultan

“Bar-Bar”, Rehab Gedung UPT Distan Simalungun Tanpa Konsultan

15/10/2026

PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN - Dinas Pertanian Simalungun bar-bar. Meski tanpa konsultan perencana dan pengawas,  rehabilitasi tetap dilaksanakan. "Kan ada juga dari APBD...

Discussion about this post

Terpopuler

  • Dapat Restu Memajukan Pematangsiantar, Freddy Alex Damanik Akan Bertarung di Pilkada

    Dapat Restu Memajukan Pematangsiantar, Freddy Alex Damanik Akan Bertarung di Pilkada

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Bupati Anton “Copot” Camat, Surat Perintah Penunjukan Plt Tanpa Barcode

    1027 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Siswa SMAN 1 Bandar di Perdagangan, “Dipaksa” Lunasi Biaya Bimbel

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Engsel Pintu Rusak, Pelayan Cafe Ditemukan Meninggal di Kamar

    917 shares
    Share 367 Tweet 229
  • Sukes Peserta Seleksi PPK dan Tekenan Kapus Tanah Jawa, Dipalsukan

    567 shares
    Share 227 Tweet 142

Berita Terkini

Rekonsiliasi di Gunung Malela dan Pematang Sidamanik, “Dikutip 100 Ribu/Kepsek”

Rekonsiliasi di Gunung Malela dan Pematang Sidamanik, “Dikutip 100 Ribu/Kepsek”

23/10/2026

Provider “Nakal”, Dinas Kominfo Simalungun Akan Berkoordinasi ke Komdigi

Provider “Nakal”, Dinas Kominfo Simalungun Akan Berkoordinasi ke Komdigi

22/10/2026

LIhat!! Tatapan dan Senyuman Pelaku Narkoba di Polsek Dobana

LIhat!! Tatapan dan Senyuman Pelaku Narkoba di Polsek Dobana

22/10/2026

Jumlah Pelanggan Tirta Lihou Diragukan, Bagaimana Bisa Bertambah Secepat Itu, dari 46 Ribu menjadi 50012?

Jumlah Pelanggan Tirta Lihou Diragukan, Bagaimana Bisa Bertambah Secepat Itu, dari 46 Ribu menjadi 50012?

20/10/2026

Disarankan

Biaya Pembangunan 400 Juta, PAMSIMAS 2023 di Bangun Pane Tidak Berfungsi Lagi

Biaya Pembangunan 400 Juta, PAMSIMAS 2023 di Bangun Pane Tidak Berfungsi Lagi

26/05/2026

KMP Akan Dibangun di Plasma LonSum, Camat Supardi “Enggan” sebut Pihak Tertentu Pemanen Ubi

KMP Akan Dibangun di Plasma LonSum, Camat Supardi “Enggan” sebut Pihak Tertentu Pemanen Ubi

26/05/2026

Lurah Saribudolok Timbun Jalan Berlubang, Setidaknya Mengurangi Potensi Kecelakaan

Lurah Saribudolok Timbun Jalan Berlubang, Setidaknya Mengurangi Potensi Kecelakaan

26/05/2026

Kontribusi Pemakaian Lapangan Dobana Tempat Pasar Malam Belum Ada, Camat: Ke Pak Leston lah

Kontribusi Pemakaian Lapangan Dobana Tempat Pasar Malam Belum Ada, Camat: Ke Pak Leston lah

26/05/2026

Berita Regional

Rekonsiliasi di Gunung Malela dan Pematang Sidamanik, “Dikutip 100 Ribu/Kepsek”

Rekonsiliasi di Gunung Malela dan Pematang Sidamanik, “Dikutip 100 Ribu/Kepsek”

Oktober 23, 2026

Provider “Nakal”, Dinas Kominfo Simalungun Akan Berkoordinasi ke Komdigi

Provider “Nakal”, Dinas Kominfo Simalungun Akan Berkoordinasi ke Komdigi

Oktober 22, 2026

LIhat!! Tatapan dan Senyuman Pelaku Narkoba di Polsek Dobana

LIhat!! Tatapan dan Senyuman Pelaku Narkoba di Polsek Dobana

Oktober 22, 2026

Jumlah Pelanggan Tirta Lihou Diragukan, Bagaimana Bisa Bertambah Secepat Itu, dari 46 Ribu menjadi 50012?

Jumlah Pelanggan Tirta Lihou Diragukan, Bagaimana Bisa Bertambah Secepat Itu, dari 46 Ribu menjadi 50012?

Oktober 20, 2026

Berita Nasional

Rekonsiliasi di Gunung Malela dan Pematang Sidamanik, “Dikutip 100 Ribu/Kepsek”

Rekonsiliasi di Gunung Malela dan Pematang Sidamanik, “Dikutip 100 Ribu/Kepsek”

Oktober 23, 2026

Provider “Nakal”, Dinas Kominfo Simalungun Akan Berkoordinasi ke Komdigi

Provider “Nakal”, Dinas Kominfo Simalungun Akan Berkoordinasi ke Komdigi

Oktober 22, 2026

LIhat!! Tatapan dan Senyuman Pelaku Narkoba di Polsek Dobana

LIhat!! Tatapan dan Senyuman Pelaku Narkoba di Polsek Dobana

Oktober 22, 2026

Jumlah Pelanggan Tirta Lihou Diragukan, Bagaimana Bisa Bertambah Secepat Itu, dari 46 Ribu menjadi 50012?

Jumlah Pelanggan Tirta Lihou Diragukan, Bagaimana Bisa Bertambah Secepat Itu, dari 46 Ribu menjadi 50012?

Oktober 20, 2026

Berita Dunia

Rekonsiliasi di Gunung Malela dan Pematang Sidamanik, “Dikutip 100 Ribu/Kepsek”

Rekonsiliasi di Gunung Malela dan Pematang Sidamanik, “Dikutip 100 Ribu/Kepsek”

Oktober 23, 2026

Provider “Nakal”, Dinas Kominfo Simalungun Akan Berkoordinasi ke Komdigi

Provider “Nakal”, Dinas Kominfo Simalungun Akan Berkoordinasi ke Komdigi

Oktober 22, 2026

LIhat!! Tatapan dan Senyuman Pelaku Narkoba di Polsek Dobana

LIhat!! Tatapan dan Senyuman Pelaku Narkoba di Polsek Dobana

Oktober 22, 2026

Jumlah Pelanggan Tirta Lihou Diragukan, Bagaimana Bisa Bertambah Secepat Itu, dari 46 Ribu menjadi 50012?

Jumlah Pelanggan Tirta Lihou Diragukan, Bagaimana Bisa Bertambah Secepat Itu, dari 46 Ribu menjadi 50012?

Oktober 20, 2026

  • Redaksi
  • Visi – Misi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

©2021-2024 Pena24jam.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • BERITA TERKINI
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • HUKUM
  • PERISTIWA
  • KRIMINAL
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAHRAGA

©2021-2024 Pena24jam.com

rotasi barak berita hari ini danau toba fons nuntiorum infamissimus